| A. | Hak Pelapor | |
| 1. | Mendapatkan perlindungan kerahasian identitas; | |
| 2. | Mendapatkan kesempatan untuk memberikan keterangan secara bebas tanpa paksaan dari pihak manapun; | |
| 3. | Mendapatkan informasi mengenai tahapan laporan pengaduan yang didaftarkan; | |
| 4. | Mendapatkan perlakukan yang sama dan setara dengan Terlapor dalam pemeriksaan; | |
| 5. | Mengajukan bukti untuk memperkuat Pengaduannya; dan | |
| 6. | Mendapatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dirinya. | |
| B. | Hak Terlapor | |
| 1. | Membuktikan bahwa ia tidak bersalah dengan mengajukan saksi dan alat bukti lain; | |
| 2. | Mendapatkan kesempatan untuk dapat memberikan keterangan secara bebas tanpa paksaan dari pihak manapun; | |
| 3. | Mendapatkan perlakuan yang sama dan setara dengan Pelapor dalam pemeriksaan; | |
| 4. | Meminta berita acara pemeriksaan (BAP) dirinya; dan | |
| 5. | mendapatkan surat keterangan yang menyatakan bahwa Pengaduan atas dirinya tidak terbukti. | |
| C. | Hak Institusi Pemeriksa | |
| 1. | Merahasiakan kesimpulan dan hasil rekomendasi Laporan Hasil Pemeriksaan kepada pihak Terlapor, Pelapor dan pihak-pihak lain selain kepda Pejabat yang berwenang mengambil keputusan. | |
| 2. | Menentukan jangka waktu yang memadai untuk menangani suatu pengaduan berdasarkan tingkat kesulitan penganganan dalam hal jangka waktu yang ditetapkan dalam pedoman ini terlampaui. | |
